KELABANG (CENTIPEDE)

KELABANG (CENTIPEDE)

Apakah yang disebut kelabang? Kelabang (centipede:dalam bahasa latin centi:seratus; pes, pedis:kaki) centipede adalah hewan arthropoda (berbuku-buku) yang tergolong dari kelas Chilopoda (chilo: ; poda:kaki)  dan upafilum Myriapoda. Chilopoda adalah arthropoda soliter (bila disatukan, kelabang akan berkelahi sampai terjadi kematian pada salah satu dari centipede) dan mencari makan di malam hari. Pada siang hari kelabang pergi …

Continue reading →

BIOLOGI RAYAP

BIOLOGI RAYAP

Pendahuluan biologi rayap Sebelum membahas mengenai biologi rayap, terlebih dahulu sejenak kita kembali ke ratusan tahun yang lalu, terkait sejarah keberadaan rayap itu sendiri.  Rayap atau anai-anai, rinyuh (dalam bahasa Sunda), kehadiran rayap di biosfer bumi merupakan hal yang menarik untuk ditelusuri.  Rayap telah menghuni bumi sejak lebih dari ratusan juta tahun yang lalu, yaitu …

Continue reading →

PINJAL (FLEA) DAN PENGENDALIANNYA

PINJAL (FLEA) DAN PENGENDALIANNYA

Biologi Pinjal (flea) Pinjal (flea), merupakan serangga ektoparasit yang hidup pada permukaan tubuh inangnya.  Inangnya terutama hewan peliharaan seperti kucing dan anjing, juga hewan lainnya seperti tikus, kelinci, unggas/ayam, bahkan kelelawar dan hewan berkantung (marsupialia).  Seringkali orang tidak dapat membedakan antara kutu dan pinjal.  Pinjal juga merupakan serangga ektoparasit yang hidup pada permukaan tubuh inangnya.  …

Continue reading →

RATU RAYAP (TERMITE QUEEN)

RATU RAYAP (TERMITE QUEEN)

Ratu Rayap, Kasta Reproduktif Pada Rayap Ratu rayap merupakan bagian dari kasta reproduktif rayap, kasta reproduktif terdiri atas individu-individu seksual yaitu:betina (ratu rayap) yang tugasnya bertelur dan jantan (raja) yang tugasnya membuahi betina.  Kasta ini dibedakan menjadi kasta reproduktif primer dan kasta reproduktif suplementer atau neoten.  Kasta reproduktif primer terdiri dari serangga-serangga dewasa yang bersayap …

Continue reading →

KUTU BUSUK

KUTU BUSUK

MORFOLOGI DAN ANATOMI KUTU BUSUK Kutu busuk (bedbug) tergolong ke dalam serangga penghisap darah yang dalam bahasa lokal, yaitu tinggi (bahasa Jawa), kepinding, tumbila (bahasa Sunda), atau bangsat (bahasa Betawi). Adapun dalam bahasa latin, jenis kutu busuk di Indonesia adalah Cimex hemipterus, Famili Cimicidae, Ordo Hemiptera. Tubuh bedbug berbentuk oval, gepeng dorsoventral, berukuran 4-6 mm, …

Continue reading →

KUMBANG BADAK KELAPA (Oryctes rhinoceros)

KUMBANG BADAK KELAPA (Oryctes rhinoceros)

Kumbang badak kelapa Oryctes rhinoceros (L.) Kumbang badak kelapa (Oryctes rhinoceros (L.)) dapat menyerang tanaman kelapa di hotel, villa, resort dan yang umum sekali di perkebunan kelapa.  Kumbang ini banyak di wilayah tropis di dunia. Kumbang dewasa (Imago) dapat menyebabkan kerusakan yang luas dan memiliki arti ekonomi yang tinggi pada tanaman kelapa, baik yang masih …

Continue reading →

KECOA JERMAN

KECOA JERMAN

Kecoa jerman (Blatella germanica), musuh utama fasilitas makanan.  Kecoa Jerman (Blatella germanica) merupakan kecoa yang sering menginfestasi fasilitas  makanan, seperti restoran, food processing area dan food service area, keberadaannya menjadi hama utama pada fasilitas makanan.   Kecoa jerman sering ditemukan di lingkungan urban (hama permukiman), dengan perkembanbiakan yang sangat banyak, cepat resting di area celahan dan …

Continue reading →

SISTEM PENGUMPANAN RAYAP (TERMITE BAITING)

SISTEM PENGUMPANAN RAYAP (TERMITE BAITING)

Apa itu sistem pengumpanan rayap (termite baiting)? Sebelum membahas mengenai sistem pengumpanan rayap (termite baiting) dalam pengendalian rayap, ada baiknya kita mengulas mengenai biologi dan perilaku rayap itu sendiri, karena pengendalian yang efektif didasari pemahaman yang baik terhadap biologi dan perilaku hama sasaran.  Seperti apa biologi dan perilaku rayap? Rayap merupakan serangga sosial, hidup dalam …

Continue reading →

error: Content is protected !!